Wednesday, December 19, 2012
Seputar Keputihan
Keputihan adalah masalah yang banyak dihadapi oleh para cewek. Keputihan pada cewek ditandai dengan keluarnya sekresi (semacam cairan) dari dalam vagina. Keputihan ada yang normal, ada juga yang tidak normal. Keputihan normal biasanya dipengaruhi oleh metabolisme yang terjadi di dalam tubuh, seperti kadar hormon, stamina tubuh, hingga rangsangan seksual.
Perubahan kadar hormon dalam darah saat haid bisa menimbulkan keputihan. Tubuh terlalu lelah juga dapat menyebabkan keputihan. Rangsangan seksual akan memicu dinding vagina untuk mengeluarkan sekresi yang berfungsi sebagai pelumas saat berhubungan badan. Keputihan normal biasanya berwarna bening, tidak disertai rasa gatal dan bau yang menyengat, dan akan hilang dengan sendirinya.
Keputihan tidak normal merupakan keputihan yang diakibatkan oleh faktor-faktor dari luar tubuh, seperti infeksi virus, jamur dan bakteri. Keputihan ini sering kali disertai rasa gatal di bibir kemaluan, perih seperti terbakar, dan bau yang tidak sedap. Jika infeksi mencapai lubang kencing, akan menyebabkan rasa perih ketika berkemih. Keputihan abnormal berbentuk cairan kental, bisa berwarna putih susu, kekuningan, abu-abu, coklat, hingga kehijauan, dan dengan bau yang tidak sedap.
Ada banyak hal yang bisa menyebabkan infeksi virus, jamur, atau bakteri ke dalam vagina yang menyebabkan keputihan, antara lain:
Kurang menjaga kebersihan tubuh, terlebih di daerah sekitar kemaluan
Membilas dengan air yang tercemar (biasanya terjadi di WC umum yang kotor)
Terlambat mengganti pembalut ketika menstruasi
Mengusapkan tissue dengan arah yang tidak benar, dari anus ke vagina
Memakai pakaian dalam sintetis yang tidak menyerap keringat (kelembaban memicu pertumbuhan bakteri)
Memakai sabun yang tidak cocok dengan vagina
Kebiasaan menggaruk dengan tangan yang tidak bersih
Alat kelamin pasangan yang tidak bersih
Tidak segera membersihkan setelah berhubungan intim
Dan faktir-faktor lainnya
Keputihan abnormal bila tidak ditangani dengan baik akan berkepanjangan, karena jamur dan bakteri penyebabnya terus berkembang biak. Jika dibiarkan kepanjangan, jamur dan bakteri bisa melebar sampai ke rahim dan menyerang indung telur. Hal ini sangat berbahaya karena dapat menyebabkan kemandulan.
Mencegah keputihan jauh lebih baik daripada mengobati, karena sering kali jamur dan bakteri yang telah menginfeksi sulit di bersihkan. Untuk mencegah keputihan bisa dilakukan dengan cara dibawah ini:
Menjaga tubuh tetap bersih, terutama daerah kemaluan.
Mencegah masuknya bakteri dan jamur ketika berkemih dengan membilas menggunakan air bersih, dan mengusapkan tissue dari atas ke bawah.
Jangan memakai sabun pencuci secara terus menerus karena bisa mengganggu keseimbangan pH
Jangan terlambat mengganti pembalut
Memastikan alat kelamin pasangan dalam kondisi bersih sebelum berhubungan
Pakailah pakaian dalam yang dapat menyerap keringat
crystal x dapat mencegah sekaligus mengbati keputihan.
Subscribe to:
Comments (Atom)